Olahraga atau studi bagi anak-anak, sebuah pilihan yang sulit

Sekolah atau Atlit, Sebuah Pilihan atau bisa berjalan seiring ?

Meskipun UU Olahraga telah hadir di Indonesia sejak tahun lalu, namun menjadi olahragawan bukanlah pilihan yang mudah untuk diambil, belum adanya apresiasi yang cukup dari perguruan tinggi terbaik di Indonesia atas talenta di bidang olahraga membuat olahraga hanya akan memberikan pilihan masuk perguruan tinggi yang sudah bekerjasama dengan KONI namun bukan pada sekolah yang terbaik seperti olahraga di negara maju..di Korea seorang Juara olahraga tingkat Dunia diberikan penghargaan selevel PhD karena untuk mencapai level dunia pastilah dia punya kemampuan otak cukup secara intelektual..dan peraih medali emas olimpiade mendapatkan hadiah senilai milyaran rupiah, dan insentif bulanan yang sangat cukup untuk hidup di negara maju…dapat emas lagi, hadiah terus berakumulasi sehingga menjadi olahraga adalah pilihan hidup…Panahan-pun ternyata menjadi salah satu unit olahraga yang menjadi pilihan di Harvard University..

Satu pemikiran pada “Olahraga atau studi bagi anak-anak, sebuah pilihan yang sulit

  1. rina

    saya rina (mantan atlet panahan) .. mungkin pak fajar masih ingat sama saya …
    memang antara pelajar dan atlet bukan pilihan yang mudah , tapi kebanyakan orang tua berharap anaknya bisa menjalani keduanya dengan lancar dan seimbang .
    apabila keduanya sukses , pastilah semua dapat dibanggakan . namun jika salah satu harus jadi korban , matilah dia …
    seperti saya , yang gagal menjadi binaan pelatih panahan (yang menurut saya pelatih terbaik) indonesia , bpk sarju …
    tidak tahu kenapa , hanya 2 tahun saya merasakan kesenangan . tapi tahun berikutnya saya sudah tidak semangat lagi .. banyak faktor yang membuat saya untuk mundur .. faktor paling penting , rasa percaya diri saya untuk menjadi “juara” semakin luntur , seiring dengan masuknya anak-anak baru di lapangan .. saya begitu sulit berkonsentrasi saat melihat target “kuning” . nervous adalah musuh terbesar saya saat itu … apa mungkin saya terlalu berambisi untuk menyaingi senior saya ??? sampai saat ini’pun saya tidak pernah tau jawabnya .. akhirnya saya sekarang hanya seorang mahasiswa biasa , tidak dilimpahi harta seperti atlet luar negri sukses lainnya … padahal itu adalah impian saya dulu …
    yah , walaupun hanya seorang mahasiswa , saya bersyukur karena nilai akademik saya selalu diatas rata-rata … dan itu juga membuat mama saya bangga …
    sekian komentar dari saya , insyaallah saya akan menulis lagi di blog pak fajar berikutnya .. salam buat idang , ovan , ian , rere , dan yang kecil ya pak …
    wassalam .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s