Menyambut bulan Ramadhan di Al Falah Surabaya

Pada hari Kamis, 28 Agustus 2008 yang lalu, Ovan dan Ian telah memeriahkan acara di SD Al Falah Surabaya, setelah melakukan karnaval berpakaian Ihram, semua murid dan ustadz berkumpul dihalaman sekolah untuk mendengarkan ceramah yang pernah disampaikan kanjeng Rasul pada saat menjelang ramadhan, kemudian untuk memeriahkan acara, dilakukan penembakan balon dengan anak panah yang dilakukan dari jarak 20m yang akan dilakukan oleh Ovan, dimana anak panah yang diluncurkan dan mengenai balon akan membuat spanduk selebar 7,5 M x 10 M akan terbuka ke bawah…sedangkan Ian menembak balon pada jarak 10 m yang akan membuat Balon yang terdiri dari 1429 buah balon akan terbang tinggi ke udara dan membawa Spanduk yang bertuliskan Ayo Berpuasa di bulan Romadhon sepanjang 60 m ke udara, sayang sekali akhirnya spanduk sepanjang 60 m tersebut gagal naik ke udara karena balon yang sudah ditambah menjadi sekitar 1800 buah tidak mampu menahan laju angin yang membuatnya tidak bisa terbang tinggi, baru setelah spanduk diputus menjadi 15 M, ribuan balon tersebut mampu membawanya terbang tinggi. Tetapi acara tersebut benar-benar membuat ratusan siswa SD Al Falah bersorak-sorai gembira menikmati pemandangan ribuan balon terbang ke angkasa.

Do’a Malaikat Jibril:


“Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:

Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);
Tidak berma’afan terlebih dahulu antara suami istri;
Tidak berma’afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.”


Maka Rasulullahpun mengatakan amiin sebanyak 3 kali.
Dapat kita bayangkan, yang berdo’a adalah Malaikat
dan yang meng-amiinkan adalah Rasullullah dan para sahabat,
dan dilakukan pada hari Jum’at.


Tanpa disadari 11 bulan banyak kata sudah diucapkan dan dilontarkan tak semua menyejukkan, 11 bulan banyak perilaku yang sudah dibuat dan diciptakan tak semua menyenangkan, 11 bulan banyak keluhan, kebencian, kebohongan menjadi bagian dari diri, saatnya istirahat dalam “perjalanan dunia” saatnya membersihkan jiwa yang berjelaga, saatnya menikmati indahnya kemurahanNya, saatnya memahami makna pensucian diri.

Selamat menunaikan Ibadah Puasa, bersama kita leburkan kekhilafan. Semoga dengan puasa mempertemukan kita dengan Keagungan Lailatul Qadar dan kita semua menjadi pilihanNya untuk dikabulkan do’a – do’a dan kembali menjadi fitrah. Amiiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s