Keluarga MURI dari Surabaya

Sebenarnya agak terlambat saya mengupload berita ini karena acaranya sendiri sudah terjadi tanggal Minggu, 28 Desember 2008 yang lalu, namun lebih baik terlambat daripada tidak kan…!

img_1651

Untuk kelima kalinya, anggota keluarga ini mendapatkan sertifikat atas prestasi mereka di Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia untuk putri terakhir yaitu Della Adisty Handayani pada tanggal 28 Desember 2008 di lapangan Panahan KONI Kertajaya Surabaya yang lalu.

Salah satu keluarga yang mulai dari Kakek, Nenek, Anak, Cucu-Cucu sangat mencintai olahraga Panahan adalah keluarga Mbak Lilies Handayani – peraih medali Perak di  Olimpiade Seoul 1988 beberapa puluh tahun yang lalu…lebih dari 20 tahun yang lalu, berawal dari sang Ayah maupun Ibu yang memang seorang atlit panahan sekaligus  beliau juga seorang Pendekar Silat…bahkan ternyata mbak Lilies Handayani sebelum jadi Atlit Andalan Panahan juga seorang Atlif Silat Nasional….dan yang luar biasa hingga sekarang, 2 generasi dalam keluarga ini semuanya adalah Jago Memanah dan bukan hanya tingkat lokal tetapi sudah tingkat dunia. Prestasi mereka dalam panahan, terakhir mendapatkan posisi sebagai peringkat kedua pada kategori Compound Putri dalam World Archery Championship di Douver – Inggris dikalahkan Venezuela, sedangkan tim putra mendapatkan posisi rangking 4 Dunia dikalahkan AS di semifinal hanya dengan selisih 1 point, pada kejuaraan yang sama.

Kita bisa lihat mereka di lapangan, mulai dari pak Yahya Buari ( Kakek ),  ibu Kusminah ( Nenek ), Lilies Handayani, Deni Trisyanto, Lilies Herliati, Kuswantoro, Yugisworo Aji, Mashudianto, Rakhmat Panjiaji Bukhori, Dellie  Threesyadinda ( Cucu), Ananda Rivaldi Putra ( cucu) , Della Adisty Handayani ( Cucu ) dan masih banyak saudara mereka yang sama-sama menggeluti dunia panahan,  rasanya memang pantas keluarga ini mendapatkan Rekor MURI untuk berbagai kegiatan mereka ini. Sehingga saat ini total ada 5 penghargaan MURI yang mereka pegang, dan menurut saya sebetulnya bisa ditambah 2 lagi penghargaan MURI sebagai keluarga dengan pemegang rekor MURI Terbanyak ataupun keluarga yang sudah 2 generasi menekuni dan berprestasi di dunia panahan Indonesia, dimana penghargaan MURI-nya adalah sebagai berikut :

img_1666

  1. Lilies Handayani, SH – Peraih Medali ( Perak  ) Pertama Pada Olimpiade Seoul 1988 bersama dengan Tim Pemanah Putri Nasional – Nusfitriyana dan Kusumawardhani – Pebruari 2007
  2. Drs. Deni Trisyanto – Penemu Permainan Panahan Balon dan Banner – Pebruari 2007
  3. Dellie Threesyadinda – Peraih Penghargaan ( Medali ) dalam bidang Panahan Terbanyak ( 15 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu )  pada usia termuda – Juni 2005
  4. Irvaldi Ananda Putra – Pemanah Balon dan Banner Termuda  ( 11 Tahun ) – Dari Jarak 30 m, pada ketinggian 15 meter – Pebruari 2007
  5. Della Adisty Handayani – Atlet Putri  Termuda ( 11 Tahun ) Pemanah Balon dan Banner dengan jarak terjauh  35 meter ketinggian 15 meter – Desember 2008

img_1671

Semoga prestasi mereka di Panahan bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, ada satu kata-kata yang mereka sampaikan kepada semua orang bahwa olahraga panahan bukanlah didasarkan pada bakat, tetapi lebih banyak disebabkan oleh latihan, sehingga bahwa merekalah yang mencintai dan memiliki visi tentang olahraga itu adalah masalah yang lain sehingga dengan kecintaan tersebut mereka bisa berlatih setiap saat mereka inginkan.

Bersamaan dengan acara penganugerahan Rekor MURI bagi Della juga diberikan penghargaan rekor MURI untuk Christian Habibie Gonzales yang meraih MURI sebagai top scorer Liga Indonesia selama 3 tahun berturut-turut sejak 2005, 2006, 2007 bahkan sempat memimpin peraihan top scorer pada tahun 2008 sebelum terkena sangsi disiplin dari Komdis PSSI, dengan jumlah gol sebanyak 101 gol..luar biasa..

img_16592img_16772

Semoga prestasi ini membawa manfaat bagi keluarga mas Deni baik duniawi maupun spiritual…amien..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s