Terima Kasih Guruku – SD Al Falah Surabaya

Setelah tampil di acara Radio Cerita Si Brownies yang diadakan oleh Radio Giga FM tanggal 22 Januari 2009 yang lalu melalui Wawancara Radio – sebagai wakil anak berprestasi di SD Al Falah karena pernah menjadi Pelajar Teladan se Kecamatan sekaligus sebagai atlit panahan Junior Jawa Timur, kali ini ovan tampil di sekolah untuk menampilkan keahliannya memanah dalam jarak tembak 20 m.

Hari Rabu, 11 Perbruari 2009 kemarin, Ovan tampil lagi di Sekolah untuk meramaikan acara yang diadakan oleh Jawa Pos dalam rangka menghormati para guru untuk memilih guru Favorit diantara ratusan guru ( Ustadz/Ustadzah ) pengajar SD Al Falah Surabaya, berikut liputannya yang ditayangkan Jawa Pos edisi hari Kamis – 12 Pebruari 2009.

Unggulan Guru Ideal Jalani Seleksi di Graha Pena, Presentasikan Karya

KELOMPOK pertama unggulan guru ideal yang menjalani seleksi di Graha Pena Jawa Pos kemarin (11/2) sengaja dibuat berdebar-debar. Sebanyak 25 guru yang masuk dalam kelompok tersebut tidak serta-merta menghadapi tim juri berdasar nomor urut. Mereka harus menunggu giliran berdasar sistem acak.

Sebelumnya, tim juri yang berasal dari Jawa Pos, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, dan Unesa membagi 25 orang itu menjadi tiga kelompok. Masing-masing kelompok diuji oleh tiga tim juri yang berbeda.

Untuk menentukan peserta pertama di tiap ruangan seleksi, tim juri mengambil satu slot yang berisi nomor peserta. Nama yang terpilih langsung masuk ruangan untuk mempresentasikan karya. Setelah presentasi pertama selesai, juri mengambil slot lagi untuk menentukan peserta selanjutnya.

”Kami menggunakan cara itu agar kondisi mental masing-masing peserta sama,” ujar Ketua Program Untukmu Guruku 2009 Guntur Prayitno.

Cara semacam itu ternyata sukses membuat seluruh peserta yang belum masuk ruangan berdebar-debar. Mau tak mau, mereka harus bersiap-siap sepanjang waktu sambil menunggu namanya dipanggil. ”Saya sudah lama menunggu. Tapi, nama saya belum dipanggil,” kata Fathul Muin, guru SMPN 5 Tuban yang kemarin menunggu giliran di depan ruang tim juri C.

Guru bahasa Inggris itu akan mempresentasikan karya inovasinya tentang pembelajaran pronunciation menggunakan latihan jazz chants. Caranya, siswa disuruh melatih kata-kata dalam bahasa Inggris sambil mengekspresikan tubuh serta mimik wajah sesuai arti kata yang diucapkan.

Untuk menghilangkan gugup, kemarin Fathul mencoba sharing dengan sesama peserta. Eko Edi Santoso, nama peserta tersebut, kebetulan juga guru bahasa Inggris. Bedanya, Eko lebih fokus pada penerapan pembelajaran bahasa Inggris untuk mengidentifikasi teks deskripsi menggunakan aneka game mulai awal hingga akhir. ”Dengan game, suasana belajar lebih menyenangkan dan cepat terserap,” ungkap guru SMPN 1 Geger, Madiun, tersebut.

Meski awalnya gugup, para peserta ternyata mampu mengakhiri presentasi dengan percaya diri. Contohnya, Aris Riyadi. Guru sejarah SMPN 4 Widodaren, Ngawi, itu sangat lancar membawakan bahan-bahan yang telah disiapkan dari rumah. Karya inovasinya berjudul Penggunaan Media Karikatur Sejarah dalam Peningkatan Pemahaman Pembelajaran Sejarah yang Menyenangkan di Kelas IX SMPN 4 Widodaren.

Sesuai judulnya, Aris menggunakan karikatur sebagai bahan pembelajaran sejarah. Dia bahkan sudah punya tiga seri karikatur cerita. Di antaranya seri sejarah 10 November, proklamasi, dan pasca-proklamasi. Seluruh karikatur yang diaplikasikan di kelas itu dia buat sendiri. Karyanya juga telah disosialisasikan dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ngawi. ”Saya sampai dipanggil Pak Kartun oleh siswa,” ujarnya.

Kemarin, juri juga telah menetapkan tanggal penjurian untuk peserta gelombang kedua, yakni Rabu, 18 Februari 2009. Persyaratan dan perlengkapan yang harus dibawa sama dengan seleksi gelombang pertama. Bedanya, peserta diwajibkan datang pukul 08.00.

Gunting Balot Spesial

Bersiap menembakkan anak Panah

Sementara itu, di SD Al Falah Surabaya kemarin juga diadakan pemberian penghargaan untuk guru-guru melalui gunting balot masal. Acara tersebut dikemas secara spesial.

Salah satunya, orasi pembukaan menggunakan bahasa Jawa, Indonesia, Arab, dan Inggris. Orasi itu berisi imbauan mengenai peduli terhadap sesama manusia yang sedang terkena bencana. ”Gunting balot ini juga kami kemas untuk penggalangan dana korban banjir,” ujar Jidi, kepala SD Al Falah.

Setelah pembacaan orasi, salah seorang siswa bernama Naufal Farras Fajar memanah balon yang digantung di depan gedung sekolah. Naufal merupakan salah seorang atlet panahan yang dimiliki sekolah tersebut.

Saat anak panah menembus balon, banner bertulisan Terima Kasih Guruku langsung terbuka. Pada saat bersamaan, lagu Terima Kasih Guruku terdengar dilantunkan para siswa. ”Kami ingin ini bukan sekadar gunting balot biasa, tapi juga menjadi momen syukur siswa karena mempunyai guru-guru yang baik,” ungkapnya.

Jidi berharap seluruh siswa tidak hanya memfavoritkan satu guru dan menempatkan guru lain di nomor sekian. Sebab, pada dasarnya, masing-masing guru mempunyai kemampuan dan kelebihan. Untuk menanamkan hal tersebut, puluhan siswa yang berkumpul di lapangan kemarin membawa foto para guru. Foto tersebut didesain layaknya kampanye untuk calon anggota legislatif. Di bawah foto tertera tulisan nama guru. Seluruh foto bernomor urut satu.

Setelah semua prosesi itu, acara pengguntingan balot masal digelar. Lebih dari seribu balot berhasil mereka kumpulkan hari itu. Selanjutnya, seluruh siswa melihat miniatur perahu dari styrofoam di taman sekolah. Di badan perahu terdapat lubang kecil layaknya lubang dalam celengan. ”Siswa yang mau menyumbang untuk korban bencana akan memasukkan uangnya ke sini,” terang Jidi. Setelah tiga hari, uang yang terkumpul akan dihitung dan disumbangkan kepada korban banjir.

Sementara itu, sekolah-sekolah yang menjadi peserta sekolah pengumpul balot terbanyak harus mengumpulkan balotnya hari ini. Saat pengumpulan, balot harus sudah dihitung dari sekolah. Balot-balot itu akan diikutkan dalam pemberian penghargaan road show, Sabtu (14/2). (sha/fat)

Satu pemikiran pada “Terima Kasih Guruku – SD Al Falah Surabaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s